Lamunanku semakin menerawang jauh..
Semua tentang kamu, kamu, dan kamu..
Tapi kesadaranku hanya menghadiahkan keluh..
Sungguh lucu..
Berharap terlalu banyak dari dirimu, dirimu, dan dirimu..
Aku hanya bisa terpaku..
Gerah melihat tingkah lakumu, lakumu, dan lakumu..
Namun, aku tetap tak bisa berlalu..
Semua membelengguku..
Entah oleh mantra darimu, darimu, atau darimu..
Aku lelah menerka-nerka pikiran-pikiran itu..
Aku terlambat berhenti dari dulu..
Sudah jadi rutinitas sangkahku..
Burukkah ini bagi hidupku?
Aku tak tahu..
Semua pun tak akan tahu..
Lalu siapa yang bisa menjawab kegelisahanku?
Sekali lagi aku bertanya padamu, padamu, dan padamu..
Semua tetap diam membisu..
Semua tak punya apapun untuk dipersembahkan padaku..
Kini aku jatuh
di persimpangan jalan
dan kehilangan tujuan
Hanya ada satu jawaban
“ Hidup ini pilihan “
Kanan atau kiri
Terus atau berhenti
Dan benar atau salah
Tak pernah ada samar – samar
Butuh kejelasan
Berani mengambil tantangan
atau berhenti di tengah jalan
Semua ada di genggaman
Harus rela melepaskan
salah satunya
Keserakahan
Membuang satu pegangan
dan mengancam
Keselamatan masa depan…
Bumi ini masih berputar seperti biasanya...
Matahari juga masih terbit dengan kehangatannya...
Tapi aku masih tetap disini dengan kesendirian yang kupunya...
Malamku kian kelam...
Hariku kian suram...
Yang ada hanya impian yang memudar dalam pekat malam...
Kegelapan tak dapat menghapus bayangnya dari pikiran...
Menerobos dari sela mimpi indah yang tak kan jadi kenyataan...
Apakah ini dosa dari obsesi yang mendalam...
Atau hukuman setimpal bagi budak khayalan...
Kalau memang ini sebuah kesalahan...
Ijinkan aku punya satu keiginan dan harapan sebagai penebus kesalahan..
Sebuah doa kebahagiaan...
Aku mencari seseorang…
Yang kan selalu ada di setiap mata memandang…
Bukan hanya menganggapku sebagai barang yang
tak pantas dikenang...
Tak jauh dari pemikiran yang kupunya...
Sejalan dengan apa yang kupercaya...
Aku mencari seseorang...
Yang kan jadi penyejuk dalam panasnya perasaan...
Pereda semua amarah yang membingungkan...
Alarm perjuangan yang mulai karatan...
Perisai dalam gilanya kehidupan...
Aku mencari seseorang...
Yang membasuh semua lelah dalam jiwa...
Menguak tabir perasaan yang terpendam sekian lama...
Mengisi kekosongan yang ada dengan cinta dan keindahan...
Menjalani kebersamaan dalam menempuh jalan kebenaran...
Cinta...
Apakah kau begitu indah...
Apakah kau begitu mempesona...
Apakah kau dambaan kaum hawa...
Cinta...
Haruskah ada airmata...
Haruskah ada noda...
Haruskah ada senyum penuh luka...
Cinta...
Siapakah dirimu sebenarnya...
Keagungan ataukah kenistaan...
Siapakah dirimu sebenarnya...
Keabadiaan ataukah sekedar kefanaan...
Cinta...
Ijinkan aku mengenalmu...
Merasakan kehangatanmu...
Ijinkan aku mengenalmu...
Merasakan pedihmu...
Agar aku tau kalau dirimu ada dalam hatiku...
Ada dalam setiap napasku...
Ada dalam hidupku...
Menjadi sebuah cerita dalam hari-hariku...
Menjadi anugerah terindah untukku...
Menjadi kenangan pilu dalam masa laluku...
Dan menjadi harapan baru dalam penantianku...
Wanita cantik…
Melukis kekuatan lewat matanya
Tersenyum dalam luapan pedihnya
Canda tawa pecah dalam tangisnya
Keindahan terpancar dari senyumnya
Wanita cantik…
Mempesona karena ucapan maafnya
Menawan karena kemurahan hatinya
dan setia dalam penantian panjangnya
Wanita cantik…
Tegar dalam pikulan bebannya
Tak kan ada keluhan dalam setiap jalan
yang ditempuhnya
Menumbuhkan kesabaran jiwa yang tiada tara
Berlian yang tak ternilai harganya
Dan kesempurnaan yang tak kan tergantikan
dalam kefanaan dunia
Aku telah berada pada titik jenuh berkepanjangan…
Yang melahirkan kebosanan…
Kini aku semakin gila untuk bertahan…
Melewati tiap malam dengan rasa kebingungan...
Bingung untuk menentukan apa yang harus dilakukan...
Berdiam dalam persembunyian, atau keluar untuk kesenangan...
Tapi rasa bersalah tak pernah hilang dari pikiran...
Aku masih menunggu kepastian...
Kepastian dalam percepatan impian...
Dan ketakutan akan kegagalan tak pernah hilang dari peredaran...
Yang bisa dilakukan hanya berdoa dalam setiap renungan...
Meminta secerca kebahagiaan...
Sepi
Sunyi
Sendiri
Hati hampa
Rasa Hambar
Tak terasa
Tak tersisa
Terkikis detik
yang berputar…
Sepi ini menembus jiwaku, menggerogoti sukmaku, memeras batinku. Kesepian menjadi bayang - bayang yang kan menyengsarakan hidupku. Terkadang manusia lupa kalau ia hanyalah makhluk lemah yang butuh seseorang sebagai pegangan untuk bersandar dalam menghadapi berbagai tekanan. Karena hidup kan lebih bermakna dengan kebersamaan.
Aku menemukanmu..
Dalam kegelapan malam, bayangan yang mulai padam, menguak peraaan yang lama terpendam,
Aku menemukanmu..
Di setiap mata memandang, hati jadi bimbang, rasa yang kan selalu terkenang,
Aku menemukanmu..
Tuk sandaran jiwa, pelipur lara, sebagai anugerah sebuah kisah,
Saat pertama bertemu, aku bahkan tak tahu namamu, tetapi setelah mengenalmu, aku mulai mengaggumimu.
"Semua berawal dari kekaguman," kata sahabatku.
Ungkapan yang aneh untukku.
Aku tak mau menyukai seseorang yang belum menjalin komitmen denganku..
Jadi cukuplah jika aku tetap menamaimu "Sebuah kekaguman".
Perasaan ini sering aku rasakan sebenarnya, bukan karena wajahmu, bukan juga karena semua sifatmu, tapi karena itu kamu..
Satu paket yang terlihat sempurna di mataku.
Aku tak melihat adanya keburukkanmu, atau aku terlalu buta mengakui kekuranganmu?
Aku tak tahu apalah itu karena yang aku tahu aku telah menemukanmu..
Meskipun bukan milikku, meskipun kamu tak tahu, dan meskipun aku juga mulai ragu pada diriku, tapi yang tak kan pernah berlalu, aku pernah menemukanmu..
Semoga kamu tetap menjadi dirimu, dirimu yang menciptakan kekagumanku...
Aku menyayangimu,,
Tapi kau tahu aku tak bisa memelukmu,,
Aku mencintaimu,,
Tapi aku tahu kau tak kan bisa jadi milikku,,
Betapa inginnya aku aku dalam dekapanmu,,
Menjadi satu-satunya orang yang ada dalam hatimu,,
Tapi jarak kita membelungguku,,
Rotasi waktu tak mampu membantuku menemuimu,,
Aku rapuh pada cintaku sampai rela menyembahmu,,
Bersujud untuk secerca senyummu,,
Aku tahu aku tak kan bisa hidup tanpamu,,
Aku sadar kau adalah Tuhanku,,
Allah yang telah menciptakanku,,

.jpg)